Pembunuhan siswi SMK atas inisiatif ayah pelaku

polres sleman, daerah istimewa yogyakarta menengarai pembunuhan kepada siswi smk ypkk 3 sleman rpr (17) atas inisiatif ayah salah Salah satu tersangka yn.

dari pendalaman penyidikan terhadap kaum tersangka, kami menengarai kiranya pembunuhan itu atas inisiatif ayah yn yakni ca yang saat ini baru buron, papar kapolres sleman akbp hery sutrisman, senin.

menurut dia, pada angka ini pihaknya memutuskan enam tersangka yang terlibat dalam aksi pemerkosaan, pembunuhan juga perampasan juga pembakaran terhadap korban rpr.

enam tersangka meliputi yn juga bg yang sejak awal telah ditetapkan untuk tersangka. lalu ar, ed juga spr yang semula hanya berstatus dibuat saksi kini sudah ditentukan tersangka. dan terakhir merupakan hrd dan ditangkap pada sabtu pekan 2012, katanya.

Informasi Lainnya:

ia menyampaikan, keterlibatan ca selama kasus pembunuhan pada rpr ini sangat besar karena yang bersangkutan sempat menyuruh secara lisan kepada yn supaya membunuh rpr.

itu diutarakan pada yn dan tersangka lain saat berada di dalam rumah kosong usai pesta minuman keras sampai lalu berujung pembunuhan keesokan harinya. motif dari pembunuhan menurut keterangan tersangka karena korban telat haid yang diduga hamil, katanya.

hery mengatakan, ketika sebelum kejadian, yn mengajak rpr ke properti kosong milik neneknya, kemudian yn mendapat pesan singkat (sms) daripada ca ayahnya yang menanyakan kehadiran yn.

pesan singkat tersebut dijawab yn dengan tutur `saya selama rumah kosong bersama mantan`. lalu datanglah ca juga selanjutnya hingga terucap `pateni wae` (bunuh saja) daripada mulut ca. kemudian ar memukul korban dengan balok kayu sampai tewas, katanya.

ia menyatakan, pihaknya sempat kesulitan memeriksa tersangka karena pengakuan yang beberapa kali berubah-ubah selalu. ini dan akibat sebelum para tersangka ditangkap mereka memperoleh arahan dari ca serta mengarahkan pelaku kepada orang lain.

akibat daripada skenario dan disusun ca itu, kami sempat menangkap dua pihak yang tidak tahu menahu atas kasus tersebut. melalui pembuktian dengan konfrontir, akhirnya dua orang dan sebelumnya diinisialkan adr serta tn itu kemudian dilepaskan sesudah diperiksa kurang lebih tiga jam, katanya.